Ada banyak alasan untuk memulai belajar coding. Diantaranya, pilihan karir yang sangat terbuka dan biasanya dengan bayaran yang tinggi, serta lebih banyak kesempatan untuk bekerja dari rumah dan menentukan jam kerja sendiri. Hal tersebut membuat coding dapat menjadi pekerjaan yang memuaskan. Meskipun kamu tidak berencana untuk membangun karir di bidang coding, mengetahui cara melakukan coding akan membuat kamu menjadi aset beharga dalam dunia insdustri atau membantu kamu menjadi independent jika kamu ingin menjadi pengusaha. Coding dapat menjadi life skill yang bernilai bagaimanapun kamu memilih untuk menggunakannya.
Apapun alasan kamu untuk memulai coding, belajar sesuatu yang bersifat teknikal dapat menjadi menakutkan. Banyak orang yang tidak tahu harus memulai coding darimana atau bagaimana menjadi sukses di dunia coding. Ini dapat mematahkan semangat mereka bahkan hanya untuk memulai. Jangan biarkan dirimu menjadi seperti itu, coding tidak perlu menjadi menakutkan! Dunia teknologi belum pernah menjadi seterbuka sekarang.
Thursday, 28 November 2019
Thursday, 5 September 2019
menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi
Menulis adalah kemahiran berbahasa yang keempat. Hal yang pertama adalah mendengar, kedua adalah berbicara, ketiga adalah membaca, dan yang keempat sekali lagi adalah menulis.
Keterampilan berbahasa adalah kekuatan nalar atau logika yang sangat sejajar. Biasanya orang-orang yang logikanya baik dapat diduga kemampuan berbahasanya baik. Tetapi, bila orang yang berbahasa verbal (lisan) itu baik belum tentu bahwa berbahasa tulisan (grafis)nya baik.
Karena itu, menulis perlu kekuatan-kekuatan lainnya. Umpamanya penguasaan simbol-simbol grafis seperti titik, koma, tanda tanya, tanda seru, tanda kutip, dan lain-lain.
Sehingga orang yang bagus bicaranya belum tentu bagus tulisannya. Contohnya adalah saya sendiri (baca: Arief Rachman).
Karena itu, menulis tergolong keterampilan bahasa (language skill) yang tersulit. Tidak mudah melakukannya.
Menulis dan membaca adalah dua kegiatan yang tidak dapat dipisahkan. Tak ada penulis yang tidak rajin membaca.
Semua itu berproses yang dimulai dari adanya ide. Ketika ide muncul lekaslah menulis tanpa mengedit terlebih dahulu. Editlah tulisan setelah ide yang ada dalam otak Anda sudah tersalurkan dengan baik melalui tulisan. Jangan ragu dan takut salah. Teruslah menulis, karena dengan menulis Anda akan melatih otak, mata, dan bibir Anda agar bersinergi dengan kedua tangan Anda. Bila otak, mata, bibir, dan tangan sudah menyatu, maka akan terlahirlah tulisan yang bermutu. Tulisan yang bermutu akan menarik hati setiap orang yang membacanya. Tiada hari tanpa menulis sudah harus menjadi moto hidup kita.
Tulisan yang baik tidak langsung sekali jadi. Karena itu proses editing harus juga dikuasai oleh penulis yang baik bila tulisannya mau dibaca oleh orang lain. Kegiatan pokoknya menulis lalu mengedit sudah harus dibiasakan mulai dari sekarang. Tulislah apa saja yang menarik hati dan tulislah apa saja yang Anda kuasai. Jangan menuliskan apa yang tidak Anda kuasai, karena tulisan Anda akan terasa hambar. Seperti sayur tanpa garam.
Namun dari semua hal di atas, Anda harus dapat menghilangkan rasa malas menulis dan membaca dalam diri Anda bila Anda ingin menjadi penulis terkenal. Tak ada satu pun penulis terkenal yang tak rajin membaca dan menulis. Berlatihlah terus menulis sehingga Anda memiliki jam terbang yang tinggi dalam menulis. Tak ada orang yang pandai menulis selain berlatih dan terus berlatih.
Menulislah setiap hari dengan hati. Biasakan menulis sebelum tidur. Lalu buktikanlah apa yang terjadi.
Semoga Anda semua dapat melakukan kegiatan menulis setiap hari dengan komitmen yang tinggi. Bila Anda kesulitan waktu untuk menulis, maka lawanlah hawa malas dari diri Anda sendiri. Anda harus menjadi panglima dalam diri Anda sendiri. Jangan biarkan diri Anda dipimpin oleh kemalasan. Kalau bukan sekarang Anda untuk membiasakan menulis, lalu kapan lagKetika menulis terasa renyah, ada semangat atau gairah dalam diri kita untuk menyelesaikan tulisan. Tentu semua itu dilakukan setelah melakukan proses deep reading, yaitu sebuah proses di mana penulis melakukan proses membaca secara mendalam. Tanpa melakukan proses tersebut, sulit rasanya membuat tulisan yang terasa renyah. Sebab di bagian itulah kreativitas menulis seorang penulis akan teruji.
Cara paling mudah membuat buku adalah melakukan kegiatan tulis-menulis setiap hari. Anda harus konsisten dan memiliki komitmen tinggi untuk melakukan kegiatan tulis-me-nulis. Bila Anda tak menulis hari ini, maka keesokan harinya Anda harus menulis dobel untuk menebus kealpaan Anda dalam menulis. Anda harus menghukum diri Anda sendiri bila hari ini tidak menulis. Andaikan Anda menulis setiap hari, maka tulisan itu bila dikumpulkan akan menjadi banyak sekali.
Monday, 22 July 2019
liburan singkat
Liburan kenaikan kelas dimulai setelah ambil rapot dan pameran seni. Yaitu dimulai pada tanggal 28 Juni 2019. Tahun ini kita liburan hanya dua minggu saja. Saya tidak pergi kemana mana.
Saya hanya ikut ke cibubur pada saat kakak saya selesai pelantikan palabs. Kami makan lalu upacara penutupan. Tapi Kakak saya mengalami cidera pada tangan kirinya karena tertekan carrier atau tas gunungnya yang seberat kurang lebih 30 kg atau lebih. Palabs itu organisasi pecinta alam labschool tapi sebelum jadi organisasinya harus mengalami pelantikan dulu selama 5 hari ada penyebrangan basah, marching dan lain lain.
Jadi cedera pada tangan kan bisa berakibat kecacatan jadi dia suntik ke rumah sakit tempat mama saya kerja. sebenernya ga perlu dirawat tapi biar tidak perlu berbolak berbalik, akhirnya diputuskan untuk dirawat. Kakak saya pun senang disana karena banyak makanan katanya. Sehari itu butuh 4 suntikan dalam sehari jadi agar efektif akhirnya dirawat saja.
Dia dirawat sekitar seminggu tapi tidak perlu bayar karena dapet jaminan dari kantor mama saya. Trus yaudah pas di gunung kencana tempat pelantikan palabs, saya juga jadi ingin ikut palabs.Karena saya lihat walaupun banyak cobaan dan lain lain mereka itu sifat kekeluargaannya sangat erat, sangat kompak. Dan setelah mereka berhasil dilantik menjadi palabs bukan capa atau calon palabs lagi, mereka jadi sangat akrab walaupun dengar alumni alumni labschool bahkan mereka tidak diperbolehkan menggunakan sebutan 'kak' walaupun lebih muda karena itu sudah menjadi peraturan sehingga mereka sangat kekeluargaan jadi saya merasa mereka itu jadi semakin akrab, semakin dekat walaupun bukan dengan teman seangkatan sekalipun. Terus tanggal 13 juli ada perpisahan kelas ke dufan. Jadi kita main di dufan dari pagi pas buka terus sampai tutup sekitar jam 7 an. Di dufan saya hampir tidak dapat fast track tapi untungnya ada sisa.
Besokannya saya lari ke velodrome bareng sepupu dan kakak saya dari sekitar jam 5 an sampe maghrib. Sebenernya saya ingin lari 9 keliling tapi karena lelah,jadi hanya 7 keliling tapi, tiba tiba kakak saya ngajak lari lagi 2 puteran tapi disuruh lari terus tanpa jalan sehingga pada akhirnya saya lari 9 keliling dan saya sangat lelah sampai setelah lari saya merasa pusing. Trus semakin lama kaki saya menjadi pegal pegal, seperti misalnya kaki saya mau saya tekuk tetapi akibatnya malah otot saya jadi kencang. Tapi karena di dufan kami juga jalan terus jadi mungkin saya pikir memang kaki saya sudah pegal awalnya jadi setelah lari menjadi tambah pegal pegal dan menyebabkan otot saya kencang saat ditekuk.
Thursday, 16 May 2019
Kegiatan Selama bulan Ramadhan
Selama bulan Ramadhan kegiatan di sekolah yang berhubungan dengan fisik dihentikan seperti pelajaran olahraga dihentikan selama bulan Ramadhan dan ekstrakulikuler yang berhubungan dengan fisik atau olahraga dihentikan seperti basket, badminton, futsal, dan lain-lain. Lari pagi setiap hari Jumat pagi pun dihentikan pada bulan Ramadhan.
Jadwal pelajaran biasa dan saat bulan Ramdhan juga berbeda. Kami pun pulang lebih cepat yaitu setelah sholat dzuhur. Sebelumnya kami pulang setelah sholat Ashar. Kami juga wajib berbuka puasa pada hari yang ditentukan. Kami pun disuruh melengkapi agenda harian selama bulan Ramadhan yang berisi seputar ceramah yang kami dengar setiap harinya, hafalan dan lain lain. Kami diberi waktu untuk sholat dhuha yang cukup. disni pun sangat bertoleransi kepada orang yang puasa seperti yang non muslim atau yang sedang berhalangan diberi ruang sendiri di tempat yang berbeda sehingga yang sedang berpuasa sangat dihargai. Kantin pun tutup selama bulan ramdhan. Setiap pagi kami bertadarus quran mulai dari surat al baqarah bersama wali kelas masing-masing sebelum memulai pelajaran. Kami pun diperbolehkan untuk menggunakan baju muslim tidak hanya seragam.
Kami ujian akhir semester itu setelah hari raya idul fitri. Jadi kami liburan dulu baru ujian. itu yang membuat saya tidak tenang saat makan lontong/ketupat di bulan ramadhan. Kami pun harus menyelesaikan hafalan kami sesuai surat yang ditentukan untuk setiap tingkatan kelas. Walau sedang puasa, banyak yang masih ngomong kata kasar termasuk yang nulis. Bahkan tanpa sepengetahuan kami kabarnya ada yang batal sengaja tapi ya gak apa apa lah urusan masing-masing
Jadwal pelajaran biasa dan saat bulan Ramdhan juga berbeda. Kami pun pulang lebih cepat yaitu setelah sholat dzuhur. Sebelumnya kami pulang setelah sholat Ashar. Kami juga wajib berbuka puasa pada hari yang ditentukan. Kami pun disuruh melengkapi agenda harian selama bulan Ramadhan yang berisi seputar ceramah yang kami dengar setiap harinya, hafalan dan lain lain. Kami diberi waktu untuk sholat dhuha yang cukup. disni pun sangat bertoleransi kepada orang yang puasa seperti yang non muslim atau yang sedang berhalangan diberi ruang sendiri di tempat yang berbeda sehingga yang sedang berpuasa sangat dihargai. Kantin pun tutup selama bulan ramdhan. Setiap pagi kami bertadarus quran mulai dari surat al baqarah bersama wali kelas masing-masing sebelum memulai pelajaran. Kami pun diperbolehkan untuk menggunakan baju muslim tidak hanya seragam.
Kami ujian akhir semester itu setelah hari raya idul fitri. Jadi kami liburan dulu baru ujian. itu yang membuat saya tidak tenang saat makan lontong/ketupat di bulan ramadhan. Kami pun harus menyelesaikan hafalan kami sesuai surat yang ditentukan untuk setiap tingkatan kelas. Walau sedang puasa, banyak yang masih ngomong kata kasar termasuk yang nulis. Bahkan tanpa sepengetahuan kami kabarnya ada yang batal sengaja tapi ya gak apa apa lah urusan masing-masing
Thursday, 9 May 2019
Lab Komputer
Lab computer kami sangat indah dan bersih. Ruangannya pun sejuk. Di dalamnya ternyata banyak sekali computer yang sangat canggih. Disana juga ada wifi yang bisa kami pakai.
Setelah kami mengerjakan tugas yang diberikan, kami bisa main game atau nonton youtube. Tugas yang diberikan tidak terlalu susah melainkan pas untuk anak seusia kami. Gurunya juga sangat baik.
Guru kami bernama Pak Wijaya Kusuma yang kerap disapa dengan panggilan om Jay. Ia sangat baik, seru dan kocag atau lucu. Di ruangan kami terdapat empat AC, terdapat banyak jendela yang ditutup dengan horden, ada proyektor juga, ada lemari dan loker juga.
Lab computer kami berada di smp labschool Jakarta yang berada di lantai dua yang dekat dengan perpustakaan. Lab computer kami sangat besar, perpustakaan juga sangat besar.
Untuk memasuki lab computer kami harus melepas sepatu agar ruangannya tetap terjaga bersihnya. Jadi kebersihannya gak usah ditanya lagi. Karena pasti bagus dong punya smp labschool Jakarta gitu loh.
Kebersihan Kelasku
Kebersihan kelasku masih kurang terjaga. Di kelasku banyak yang masih membuang sampah sembarangan. Kebiasaan itu sulit dihindari bagi kami. Bahkan saya pun masih suka menyimpan sampah di laci meja, walaupn saya hanya melakukannya sesekali kalau malas. Kebersihan kelas kami sangat terganggu banyak bekas makanan, sisa makanan yang terjatu ke lantai bahkan, banyak bekas minuman yang tumpah dan dibiarkan kering dan lengket di lantai, dan lain lain.
Banyak yang tidak peduli dengan hal tersebut tetapi banyak juga yang merasa risih akan hal tersebut. Bahkan beberapa guru yang masuk di kelas pun terkadang sering menyuruh kami untuk membersihkan sampah sampah tersebut. Sampai sampai ada guru yang memberi hukuman untuk memunguti sampah yang ada di lantai jika misalnya siswa atau siswi tersebut tidak membawa buku atau tugas.
Kami pun sebenarnya tidak nyaman tapi karena tertutup oleh perasaan malas dan jijik untuk memunguti bekas makanan atau sampah lainnya yang ada di lantai. Bahkan piket kelas pun jarang dilaksanakan. Kami bahkan sudah membuat peraturan denda dan lainnya tetapi masih banyak yang malas melaksanakan piket kelas. Banyak yang melaksanakan tetapi hanya sedikit, ada juga ang tidak peduli atau langsung pulang tetapi ada juga yang melaksanakan piket sampai selesai walaupun hanya seorang diri.
Kalau kita tidak giliran piket, kami tetap harus menaikkan kursi diatas meja agar mudah disapu oleh yang petugas piket. Tetapi walau hanya bertugas menaikkan kursi, masih banyak yang malas melakukannya. Bahkan saat sedang piket pun banyak sekali barang yang tergeletak di lantai, entah pensil, pulpen, buku, kertas, krayon bahkan sampai handuk, dll.
Banyak barang yang ditemukan di kelas tanpa ada yang mengaku. Ada juz amma bertumpuk tumpuk, ada al quran juga, ada gesper, topi dan lain sebagainya. Semoga kedepannya kelas kami bisa lebih bersih dari sebelumnya. Semoga bisa terbebas dari semua sampah. Dan semoga kesadaran kami bisa lebih meningkat kedepannya. Amin ya robbal alamin.
Saksi 2019
Saya Allisya Kayla Jasmine Yusuf. Saya adalah peserta saksi2019 kelompok 2 putri. Kami mengadakan saksi pada tanggal 1-3 Februari 2019.Pada tanggal 1 kami berangkat menuju sanggabuana kostrad jaya. Kami disuruhsampai di sekolah pada pukul 6 pagi. Lalu kami mengadakan apel sebentar. Kamimenggunakan baju taqwa.
Kami berangkat ke tempat tujuan menggunakan bus. 1 busberisi 3 kelompok. Kami tiba di sangga buana setelah sekitar 3 jam perjalanan.Kami tinggal di barak untuk 3 hari. 1 barak berisi 3 kelompok. Saya tinggal dibarak diponegoro. Saat sampai kami mengadakan apel lalu kami menyusun tas taskami. Lalu kami mendapat materi tentang kepemimpinan kemudian kami keputrianlalu materi lagi tentang cara kita menghadapi ular jika digigit, dan terakhirtentang bahaya menggunakan narkoba.
Saat materi tentang bahaya narkoba, pemberimateri tersebut sering memberi kuiz yang memberikan hadiah berupa uang, dll.Alhamdulillahnya saya mendapat uang Rp 100.000,00 dan coca cola 1 liter. Kamiganti baju putih dan rapi rapi barak. Lalu kami sholat maghrib dan isya( dijamak) dilanjutkn dengan kultum. Lalu kami makan malam setelah itu fun gameslalu tidur.
Di hari ke dua tanggal 2 Februari yang bertepatan pada harisabtu, Kami bangun pada pukul 4 pagi untuk sholat tahajud lalu kultum. Kemudiankami bersih bersih diri dan berganti aju menggunakan baju loreng labschool dancelana olahraga. Kami sarapan lalu kami outbond hingga dzuhur. Kami sholatdzuhur dan ashar di jamak lagi lalu kami makan dan istirahat.
Kami diberi waktuuntuk mandi dan berganti baju warna yang disepakati kelompok, kelompok sayaberwarna biru dongker. Lalu kami parade busana daerah, jadi setiap kelompokmemiliki perwakilan kelompok untuk parade busana, setiap kelompok juga sudahdibagi daerahnya masing masing. Lalu kami persiapan untuk sholat maghrib danisya, Lalu kami sholat maghrib dan isya di jamak. Kami makan malam lalu pensidan tidur.
Di hari terakhir atau hari ketiga pada tanggal 3 Februariyang bertepatan pada hari Minggu. Kami bangun seperti biasa pada pukul 4 pagihari untuk sholat tahajud yang disambung dengan subuh berjamaah. Kamimenggunakan baju kelas. Lalu kami menyaksikan guru guru yang latihan menembak.
Lalu kami mengadakan apel penutupan, saat penutupan barisan kelompok kami terlalupanjang sehingga saya yang berbaris di belakang bersama lintang sebagai wakilkelompok, harus dipidahkan ke barisan lain karena tidak cukup. Lalu tiba tibasaat lagi posisi istirahat ditempat, salah stau tentara membagikan uang Rp500,00 sebagai kenang kenangan.
Tapi mereka hanya memberikan pada beberapasiswa yang berbaris dibelakang dan itupun tidak semua yang berbaris dibelakangmendapatkannya. Awalnya saya merasa bingung, Sasya wakil kelompo lain punmerasa bingung tapi setelah kami mengetahuinya bahwa tu adalah kenang kenangandari Tni Ad kami merasa senang dan bangga untuk mendapatkannya. Lalu kami fotokelas lalu kami menuju ke bus.
Untuk ke bus kami perlu menuruni 200 lebih anaktangga. Lalu kami kembali ke sekolah kami tercinta yaitu Labschool Jakarta danpulang bersama orang tua kami masing masing. Saya sangat senang dan banggakarena telah mendapat pengalaman yang tidak bisa saya lupakan selama lamanya. SAKSI akan selalu terkenang dalam hati.
Subscribe to:
Comments (Atom)