Thursday, 16 May 2019

Kegiatan Selama bulan Ramadhan

Selama bulan Ramadhan kegiatan di sekolah yang berhubungan dengan fisik dihentikan seperti pelajaran olahraga dihentikan selama bulan Ramadhan dan ekstrakulikuler yang berhubungan dengan fisik atau olahraga dihentikan seperti basket, badminton, futsal, dan lain-lain. Lari pagi setiap hari Jumat pagi pun dihentikan pada bulan Ramadhan. 

Jadwal pelajaran biasa dan saat bulan Ramdhan juga berbeda. Kami pun pulang lebih cepat yaitu setelah sholat dzuhur. Sebelumnya kami pulang setelah sholat Ashar. Kami juga wajib berbuka puasa pada hari yang ditentukan. Kami pun disuruh melengkapi agenda harian selama bulan Ramadhan yang berisi seputar ceramah yang kami dengar setiap harinya, hafalan dan lain lain. Kami diberi waktu untuk sholat dhuha yang cukup. disni pun sangat bertoleransi kepada orang yang puasa seperti yang non muslim atau yang sedang berhalangan diberi ruang sendiri di tempat yang berbeda sehingga yang sedang berpuasa sangat dihargai. Kantin pun tutup selama bulan ramdhan. Setiap pagi kami bertadarus quran mulai dari surat al baqarah bersama wali kelas masing-masing sebelum memulai pelajaran. Kami pun diperbolehkan untuk menggunakan baju muslim tidak hanya seragam. 

Kami ujian akhir semester itu setelah hari raya idul fitri. Jadi kami liburan dulu baru ujian. itu yang membuat saya tidak tenang saat makan lontong/ketupat di bulan ramadhan. Kami pun harus menyelesaikan hafalan kami sesuai surat yang ditentukan untuk setiap tingkatan kelas. Walau sedang puasa, banyak yang masih ngomong kata kasar termasuk yang nulis. Bahkan tanpa sepengetahuan kami kabarnya ada yang batal sengaja tapi ya gak apa apa lah urusan masing-masing

Thursday, 9 May 2019

Lab Komputer

Lab computer kami sangat indah dan bersih. Ruangannya pun sejuk. Di dalamnya ternyata banyak sekali computer yang sangat canggih. Disana juga ada wifi yang bisa kami pakai. 
Setelah kami mengerjakan tugas yang diberikan, kami bisa main game atau nonton youtube. Tugas yang diberikan tidak terlalu susah melainkan pas untuk anak seusia kami. Gurunya juga sangat baik. 
Guru kami bernama Pak Wijaya Kusuma yang kerap disapa dengan panggilan om Jay. Ia sangat baik, seru dan kocag atau lucu. Di ruangan kami terdapat empat AC, terdapat banyak jendela yang ditutup dengan horden, ada proyektor juga, ada lemari dan loker juga. 
Lab computer kami berada di smp labschool Jakarta yang  berada di lantai dua yang dekat dengan perpustakaan. Lab computer kami sangat besar, perpustakaan juga sangat besar. 
Untuk memasuki lab computer kami harus melepas sepatu agar ruangannya tetap terjaga bersihnya. Jadi kebersihannya gak usah ditanya lagi. Karena pasti bagus dong punya smp labschool Jakarta gitu loh.

Kebersihan Kelasku

Kebersihan kelasku masih kurang terjaga. Di kelasku banyak yang masih membuang sampah sembarangan. Kebiasaan itu sulit dihindari bagi kami. Bahkan saya pun masih suka menyimpan sampah di laci meja, walaupn saya hanya melakukannya sesekali kalau malas. Kebersihan kelas kami sangat terganggu banyak bekas makanan, sisa makanan yang terjatu ke lantai bahkan, banyak bekas minuman yang tumpah dan dibiarkan kering dan lengket di lantai, dan lain lain. 
Banyak yang tidak peduli dengan hal tersebut tetapi banyak juga yang merasa risih akan hal tersebut. Bahkan beberapa guru yang masuk di kelas pun terkadang sering menyuruh kami untuk membersihkan sampah sampah tersebut. Sampai sampai ada guru yang memberi hukuman untuk memunguti sampah yang ada di lantai jika misalnya siswa atau siswi tersebut tidak membawa buku atau tugas. 
Kami pun sebenarnya tidak nyaman tapi karena tertutup oleh perasaan malas dan jijik untuk memunguti bekas makanan atau sampah lainnya yang ada di lantai. Bahkan piket kelas pun jarang dilaksanakan. Kami bahkan sudah membuat peraturan denda dan lainnya tetapi masih banyak yang malas melaksanakan piket kelas. Banyak yang melaksanakan tetapi hanya sedikit, ada juga ang tidak peduli atau langsung pulang tetapi ada juga yang melaksanakan piket sampai selesai walaupun hanya seorang diri. 
Kalau kita tidak giliran piket, kami tetap harus menaikkan kursi diatas meja agar mudah disapu oleh yang petugas piket. Tetapi walau hanya bertugas menaikkan kursi, masih banyak yang malas melakukannya. Bahkan saat sedang piket pun banyak sekali barang yang tergeletak di lantai, entah pensil, pulpen, buku, kertas, krayon bahkan sampai handuk, dll. 
Banyak barang yang ditemukan di kelas tanpa ada yang mengaku. Ada juz amma bertumpuk tumpuk, ada al quran juga, ada gesper, topi dan lain sebagainya. Semoga kedepannya kelas kami bisa lebih bersih dari sebelumnya. Semoga bisa terbebas dari semua sampah. Dan semoga kesadaran kami bisa lebih meningkat kedepannya. Amin ya robbal alamin.

Saksi 2019

Saya Allisya Kayla Jasmine Yusuf. Saya adalah peserta saksi2019 kelompok 2 putri. Kami mengadakan saksi pada tanggal 1-3 Februari 2019.Pada tanggal 1 kami berangkat menuju sanggabuana kostrad jaya. Kami disuruhsampai di sekolah pada pukul 6 pagi. Lalu kami mengadakan apel sebentar. Kamimenggunakan baju taqwa. 
Kami berangkat ke tempat tujuan menggunakan bus. 1 busberisi 3 kelompok. Kami tiba di sangga buana setelah sekitar 3 jam perjalanan.Kami tinggal di barak untuk 3 hari. 1 barak berisi 3 kelompok. Saya tinggal dibarak diponegoro. Saat sampai kami mengadakan apel lalu kami menyusun tas taskami. Lalu kami mendapat materi tentang kepemimpinan kemudian kami keputrianlalu materi lagi tentang cara kita menghadapi ular jika digigit, dan terakhirtentang bahaya menggunakan narkoba. 
Saat materi tentang bahaya narkoba, pemberimateri tersebut sering memberi kuiz yang memberikan hadiah berupa uang, dll.Alhamdulillahnya saya mendapat uang Rp 100.000,00 dan coca cola 1 liter. Kamiganti baju putih dan rapi rapi barak. Lalu kami sholat maghrib dan isya( dijamak) dilanjutkn dengan kultum. Lalu kami makan malam setelah itu fun gameslalu tidur. 
Di hari ke dua tanggal 2 Februari yang bertepatan pada harisabtu, Kami bangun pada pukul 4 pagi untuk sholat tahajud lalu kultum. Kemudiankami bersih bersih diri dan berganti aju menggunakan baju loreng labschool dancelana olahraga. Kami sarapan lalu kami outbond hingga dzuhur. Kami sholatdzuhur dan ashar di jamak lagi lalu kami makan dan istirahat. 
Kami diberi waktuuntuk mandi dan berganti baju warna yang disepakati kelompok, kelompok sayaberwarna biru dongker. Lalu kami parade busana daerah, jadi setiap kelompokmemiliki perwakilan kelompok untuk parade busana, setiap kelompok juga sudahdibagi daerahnya masing masing. Lalu kami persiapan untuk sholat maghrib danisya, Lalu kami sholat maghrib dan isya di jamak. Kami makan malam lalu pensidan tidur.
Di hari terakhir atau hari ketiga pada tanggal 3 Februariyang bertepatan pada hari Minggu. Kami bangun seperti biasa pada pukul 4 pagihari untuk sholat tahajud yang disambung dengan subuh berjamaah. Kamimenggunakan baju kelas. Lalu kami menyaksikan guru guru yang latihan menembak.
Lalu kami mengadakan apel penutupan, saat penutupan barisan kelompok kami terlalupanjang sehingga saya yang berbaris di belakang bersama lintang sebagai wakilkelompok, harus dipidahkan ke barisan lain karena tidak cukup. Lalu tiba tibasaat lagi posisi istirahat ditempat, salah stau tentara membagikan uang Rp500,00 sebagai kenang kenangan. 
Tapi mereka hanya memberikan pada beberapasiswa yang berbaris dibelakang dan itupun tidak semua yang berbaris dibelakangmendapatkannya. Awalnya saya merasa bingung, Sasya wakil kelompo lain punmerasa bingung tapi setelah kami mengetahuinya bahwa tu adalah kenang kenangandari Tni Ad kami merasa senang dan bangga untuk mendapatkannya. Lalu kami fotokelas lalu kami menuju ke bus. 
Untuk ke bus kami perlu menuruni 200 lebih anaktangga. Lalu kami kembali ke sekolah kami tercinta yaitu Labschool Jakarta danpulang bersama orang tua kami masing masing. Saya sangat senang dan banggakarena telah mendapat pengalaman yang tidak bisa saya lupakan selama lamanya. SAKSI akan selalu terkenang dalam hati.

Pra saksi 2019

Nama saya adalah Allisya Kayla Jasmine Yusuf. Saya adalah anak kelas 7B sekaligus peserta saksi 2019. Kami mengadakan saksi pada tanggal 1-3 Februari.
Pada tanggal 28 dan 29 Januari kami melaksanakan prasaksi. Pada tanggal 28 yang bertepatan dengan hari senin, kami disuruh datang jam 6 pagi menggunakan baju angkatan. Kami dibagi per kelompok yang berisi campuran semua kelas. Setiap kelompok terdapat kakak penghubung yg berjumlah 2 orang. Pada saat itu kami disuruh berbaris per kelompok untuk lari. Kami lari sambil membawa name tag lalu kami senam. Setelah itu kami membuat vandel dan pengecatan tongkat per kelompok. Satu kompok dibagi lagi menjadi 2 karena satu grup untuk pembuatan vandel dan satu nya lagi untuk pengecatan tongkat.
Hari berikutnya yang bertepatan pada hari selasa tanggal 29, kami kembali lari menggunakan baju olahraga pada pagi hari. Setelah itu kami belajar peraturan baris berbaris. Kami dilatih oleh tentara angkatan darat. Mereka melatih kami dengan sangat tegas sehingga kami bisa menjadi pribadi yang baik, cekatan, cepat, tegas dan lain lain.
Oh iya, kami harus menjaga selalu nametag kami agar tidak jatuh dan diambil oleh kakak osis. Karena kalau sampai diambil oleh kakak osis, kami harus argumen terlebih dahulu agar dapat mengambil kembali nametag kami. Pada hari Jumat tanggal 27 kami juga diajarkan berbagai jenis lagu saksi oleh kakak osis. Di saat itu juga, kami menentukan ketua, wakil, orang bertugas untuk kultum, yel-yel, peragam busana, penampilan saksi dan lain lain. Kakak penghubung saya adalah kak Raissa hanaretta dan kak Kania azra. Mereka sangat baik dan sabar menghadapi kami yang seperti ini hahaha.
Pada hari Rabu kami tetap harus menggunakan nametag. Kami sudah selesai melaksanakan pra saksi tapi tetap harus menggunakannya sampai selesai saksi. Kami kembali dikumpulkan di teater kecil. Disana, kami latihan untuk pensi sekaligus memastikan siapa yang berkultum, peragam busana, dan apa yang dilakukan saat pensi.

Rahasia menulis

Persiapan Sebelum Menulis
Proses pembuatan film atau skenario film yang baik harus ditandai oleh persiapannya yang lebih lama dibandingkan membuat novel atau skenario film tersebut.
Di bagian pertama buku ini, kalian akan mempelajari apa yang harus dilakukan sebelum menulis. Dari mulai menggali ide, sampai dengan membuat struktur cerita yang baik.
Saya akan mencoba memandu kalian, para calon penulis, untuk mempersiapkan cerita yang baik,  sebelum  akhirnya  mulai  membuka  laptop  dan menulis masterpiece kalian.
Mencari Ide
Mencari ide datang dari kegelisahan.
Mencari kegelisahan
Untuk membantu menyadari kegelisahanmu, tanyakan halhal seperti ini kepada dirimu sendiri. !" Apa pengalaman kamu yang paling menyakit kan? !" Apa yang beberapa hari ini selalu mengganggu kamu? !" Apa yang selalu membuat kamu kesal? Jawaban terhadap pertanyaan di atas, kemung kinan akan menjadi kegelisahan yang menjadi ide dasar cerita kamu.
 Cobalah jujur, dan kenali diri kamu sendiri. Contoh: !" Jika pengalaman kamu yang paling menyakitkan adalah ketika kamu untuk kedelapan kalinya tidak lulus mata kuliah, maka kamu bisa menulis cerita tentang orang yang salah milih jurusan kuliah. !" Jika belakangan ini kamu sering kali terganggu ka rena kamu lagi naksir sama seseorang tapi malah dipacari sama sahabat sendiri, maka buatlah sebuah cerita tentang sahabat yang tidak menghargai arti per sahabatan. !"
 Jika hal yang membuat kamu kesal adalah orangtua yang selalu mengekang kamu, maka buatlah cerita tentang seorang anak remaja yang ingin merasakan ke bebasan. Remaja yang ingin tahu rasanya dipercaya oleh orangtuamu sendiri. Kalau kamu masih belum tahu juga apa yang kamu gelisahkan, berikut ini adalah daftar kegelisahan yang dialami oleh mayoritas orang sesuai dengan rentang umurnya.
 Umur 17 -- 21 (Remaja) Biasanya menggelisahkan soal: !" Cinta pertama. !" Mencari sahabat. !" Diberikan kebebasan oleh orangtua dan keluarga.
 Umur 21 25 tahun (dewasa muda) Biasanya menggelisahkan soal: !" Nostalgia masa lalu. !" Membandingkan pekerjaannya dengan orang lain. !" Merasa ragu apakah pilihan jurusan kuliah dan kariernya benar.
Umur 50 -- 60 tahun (paruh baya) Biasanya menggelisahkan soal: !" Keinginan untuk kembali merasakan muda. !" Merasa banyak mimpi yang belum terpenuhi. !" Keinginan untuk memiliki lebih banyak waktu bersama keluarga. Seperti kita lihat, masingmasing kategori umur punya kegelisahannya sendiri. Jika kamu termasuk salah satu rentang umur dalam tabel di atas, mungkin kamu bisa mencari masalah yang menjadi bagian ke gelisahan kamu sendiri. Setiap generasi punya halhal yang mereka gelisah kan, coba baca jurnal psikologi, atau tulisan akademis tentang psikologi. Biasanya jurnaljurnal semacam ini memuat dan membahas persoalan sesuai generasi tersebut. Jika kamu masih juga sulit menemukan kegelisahan, baca banyak majalah yang sesuai dengan target umurmu. Baca beritaberita yang berkaitan dengan hobi atau kesukaan kamu pribadi.
Kenapa harus kegelisahan? Mungkin di saat ini ada di antara kamu yang bingung kenapa penting untuk menggali kegelisahan menjadi ide? Kenapa tidak, misalnya, ide tulisan bisa didapatkan dari kebahagiaan, atau dari rasa penasaran? Pertamatama, dengan menggali kegelisahan kita menggali sebuah emosi yang negatif. Nah, emosi negatif biasanya akan lebih gampang untuk digali. 
Mayoritas orang lebih mudah untuk menggali ide dari yang negatif. Semakin negatif, maka akan semakin getol kita dalam menggalinya. Itulah kenapa orangorang lebih suka menggosipkan kekurangan orang lain, bukan membicarakan kebaikannya. Sudah ada dalam sistem kerja otak kita bahwa hal negatif akan lebih gampang digali. Kedua, karena tulisan yang baik adalah cerita yang "kena" ke pembaca atau penonton film. JIka kamu meng gelisahkan sesuatu, maka ada kemungkinan pem baca yang lain juga menggelisahkan hal yang sama. 
Dengan berbagi kegelisahan yang sama, mereka akan merasa kamu berbicara untuk mereka. Apa yang kamu sampaikan akan kena kepada mereka. Jika mereka bisa merasakan sampai level ini, mereka akan sangat suka dengan cerita yang kamu ciptakan, karena cerita terse but bagi mereka "gue banget". 
Ketiga, kegelisahan akan lebih mungkin diarahkan menjadi kontemplasi atau proses pemikiran panjang. Karena, semakin gelisah kita,maka akan semakin kita memikirkan hal tersebut. Ujungnya, proses berpikir dan menemukan kegelisahan itu yang akan menjadi pesan moral yang bisa diambil dari penulisan cerita
Menggunakan kegelisahan untuk cerita yang tidak biasa Hampir seluruh contoh kegelisahan yang saya berikan di awal bab ini adalah kegelisahan yang paling mungkin diwujudkan menjadi cerita seharihari: cerita tentang long distance relationship, cerita tentang orang yang susah berkomitmen, dan lainlain. Namun, bisakah kegelisahan ini kita pakai untuk sebuah cerita yang tidak biasa? Seperti cerita tentang agen polisi, atau cerita science fiction tentang alien yang akan menyerang bumi. Jawabannya: bisa. 
Saya akan kasih contoh sederhana.Misalnya, kegelisahan kamu adalah tentang sahabat kamu yang dulu dekat banget, tapi sekarang seolah tumbuh menjadi orang yang berbeda. Kalau dibuat cerita tentang alien bisa karakter utamanya saja kamu ubah menjadi alien yang tinggal di sebuah planet dan harus pergi berperang melawan alien dari planet lain yang dulu ketika kecil mereka bersahabat. Jika kalian mem buat cerita horor, kamu bisa menjadikan kegelisahan tersebut menjadi cerita tentang dua hantu menghantui tempat yang sama, tapi sekarang mereka berpisah tem pat gentayangan.
Intinya, kegelisahan hanya dasarnya saja. Dari ke gelisahan yang mendasar itu, kita jadikan ide, dan ide itu yang nantinya akan diterjemahkan menjadi cerita dalam genre apa pun. Mau itu horor, thriller, science-fiction, atau komedi romantis biasa, pasti kamu bisa menjadikannya seperti itu. Sekarang, kalian sudah tahu tahu caranya menda patkan ide yang bersumber dari dalam diri sendiri

Liburanku

Liburanku sangat menarik. Pada tanggal 18 Desember 2018 kita mengambil rapot awalnya saya takut karena nilai saya jelek tetapi alhamdulillahnya atas ijin Allah aku mendapat ranking 2.
Pada tanggal 19 Desember 2018 kami sudah libur dan masuk lagi tanggal 7 Januari 2019. Saya pergi umroh bersama kedua orangtua saya dan kakak laki-laki saya. Kami pergi menggunakan tour khazzanah. Kami pergi dari tanggal 27 Desember 2018 sampai tgl ulang tahunku pada 5 Januari. Kami pergi ke Turkey satu hari. Sisanya ke Saudi Arabia. 
Di Turkey sangatlah seru tapi udaranya sangat dingin dan aku tidak siap dengan itu karena informasi yang kita dapat adalah 10 derajat ternyata 5 derajat dan pada malam hari itu 3 derajat. Disana kami mengunjungi berbagai tempat seperti aya sofyan, selat bosphorus,dll kami menggunakan cruise ship saat di selat bosphorus.setelah dari turkey kami tidak menginap dan langsung pulang pada malam hari. Kami menggunakan Turkish Airline untuk kedua kalinya. 
Setelah nyampe di madinah kita langsung ke hotel untuk istirahat. Kami disana 3 hari. setelah itu kami jalan jalan menggunakan bus seperti ke percetakan quran, dan lain lain. Kami setelah itu kembali ke hotel dan mengemas barang untuk keluar dari hotel. Setelah itu kami langsung pergi ke Mekkah. 
Kami dipimpin oleh ustad yang hafiz quran dan menjadi salah satu juri di hafiz cilik. Orangnya yaitu Ustad Ahmad Slamet Ibnu Syam. Disana kami sering bercanda ria antar satu sama peserta tour. Orang- orangnya sangat baik, seru dan rendah hati. Disana saya dan kakak saya juga berkenalan dengan adik berkakak sama seperti kita. 
Kakaknya bernama Kak Ahnaf yang sedang berkuliah di Undip jurusan pertanian. Aku biasa memanggilnya kak Ahnaf.Adiknya bernama aufa yang sedang duduk di bangku sma kelas satu. Ia seumuran dengan kakakku. Kakakku lebih dekat dengan Kak Ahnaf sedangkan aku lebih dekat dengan Kak Aufa. Mereka adalah hafiz quran dan mereka sangat baik dan seru. 
Setelah kami check out dari hotel madinah kami pergi berjalan jalan lagi ke museum quran, peternakan unta dan lain lain. Setelah itu saya ke hotel yang di mekkah bernama Grand hotel. Lokasi hotel itu lumayan jauh yaitu 1,1 km sehingga membuat ku lumayan lelah untuk berbolak balik dari sana ke ka'bah. 
Di ka'bah saya berhasil mencium ka'bah. Kami melakukan tawaf selama 3 kali tapi satu saya tidak ikut karena menemani mama aku yang sakit dan aku juga sangat lelah. Lalu kami membeli oleh-oleh dan makan bakso. 
Kami sangat senang dan berharap bisa bertemu lagi karen kami melakukan penerbangan ke turkey lalu transit ke ke indonesia. Lalu kami tidak ketemu lagi. Saya sangat bahagia karena orang-orangnya sangat seru dan ustadnya berkualitas, seru dan baik. Kami diberi kenang-kenangan buku berisi foto-foto kami dan sertifikat. Tapi aku dan kakakku masih bisa berhubungan dengan kak ahnaf dan kak aufa melalui instagram. Dan peserta-peserta lainnya bisa berhubungan dari grup yang dibuat selama disana. Sekian dari saya, saya ucapkan terima kasih.